”Dispensasinya… keluaaaar!!”

Dalam beberapa pekan terakhir ini banyak mahasiswa yang lagi pusing tujuh keliling. Masalahnya sekarang kan lagi musim ujian mid semester.
Nah, Jon Koplo juga punya pengalaman lucu berkait dengan pusing tujuh keliling tadi.

Begini ceritanya (he… he… he… kayak Kismis aja yaa..). Sebagai mahasiswa universitas yang paling top markotop di Solo, tentunya Jon Koplo juga nggak mau kalau IP-nya jeblok.

Walaupun orangnya terkenal males, tapi dia punya prinsip belajar nggak belajar asal bisa ngerjain dan lulus dengan nilai bagus. Nah gara-gara memegang erat prinsip itu, Jon Koplo ketika mengikuti ujian mid semester kemarin kena batunya. Lha kok isa?

Begini (lagi) ceritanya. Pagi itu Jon Koplo berangkat ke kampus untuk mengikuti ujian mid semester. Walaupun hnya berbekal belajar dengan cara SKS alias sistem kebut semalam dan berbekal secarik kertas kepekan, dia masuk ruangan ujian dengan santai plus percaya diri.

”Ujian ini pasti aku dapat nilai oke. Kepekanku pasti siap membantuku dalam situasi mendesak,” gumam Jon Koplo.

Nah setelah semua mahasiswa masuk ruangan, maka penjaga ujianpun mengintruksikan agar seluruh mahasiswa meletakkan semua tas ke depan ruangan kelas dan kemudian membagikan soal serta lembar jawab.

Seperti biasanya, sambil mengerjakan ujian, pengawas berkeliling dan meminta kartu tanda ujian kepada masing-masing mahasiswa untuk ditandatangani.

Pak dosen pengawaspun akhirnya tiba di dekat Jon Koplo. ”Mas mana kartu ujiannya?” tanya pengawas kepada Jon Koplo yang sedang asik membaca soal.

Mak jenggirat Jon Koplo agak terkejut, karena tidak menyangka kalau pak dosen pengawas sudah berada di sampingnya. ”E… sebentar Pak,” jawab Jon Koplo rada gugup dan kemudian mencari-cari kartunya di celana.

Begitu mak cek nemu kertas di saku celananya, tanpa memeriksa lebih lanjut Jon Koplo langsung menyerahkan kepada pak dosen pengawas.

”Ini Pak kartunya,” ujar Jon Koplo.

Pak dosen yang menerima kertas rada beda itu agak kaget juga. ”Lgo, ini kertas apa? Kok ada tulisan kecil-kecil… definisi-definisi dan… dan, wah ini pasti kertas kepekan-mu ya. Konangan kowe Jadi jawabanmu itu sebagian hasil ngepek ta, hayo ngakua ,” kata pengawas dengan nada tinggi.

Jon Koplo yang nggak begitu memperhatikan, kaget bukan main mendengar ucapan pengawas itu. ”Bukan… Pak,” jawab Jon Koplo terbata-bata, bingung plus gembrobyos.

”Lha ini ada buktinya kok kamu mengelak,” ujar pengawas sambil menunjukkan secarik kertas kecil itu pada Jon Koplo. Dia pun tak bisa berkutik… tik… tik…

”Sudah, sekarang kamu tak beri dispensansi saja,” ujar pengawas dengan nada ngece.

”Maksud Bapak,” tanya Jon Koplo kebingungan.

”Waktu kamu sudah habis dan sekarang… keluaaar…,” kata pak dosen yang diiringi ger-geran tawa semua mahasiswa.

Jon Koplo pun keluar ruangan dengan muka merah padam, ”Wah kualat tenan aku iki,” gumamnya sambil pringas-pringis.  – Kiriman M Nasyirul Furqon, d.a. Windan RT 01/08, Makamhaji, Sukoharjo.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to Top