Susah bener jadi komandan

Peristiwa menggelikan ini terjadi saat pengukuhan anggota Menwa (Resimen Mahasiswa) baru di lingkungan salah satu universitas swasta ternama di Solo. Pada acara itu, terlebih dahulu digelar acara apel Menwa di hadapan para pembina dengan inspektur upacara Pembantu Rektor, yaitu Tom Gembus.
Kebetulan, yang menjadi komandan upacara adalah Jon Koplo, selaku komandan Menwa kampus tersebut. Nah Jon Koplo ini selama menjadi komandan memang dikenal kelewat semangat bin kemaki.

”Keeepada iiiinspektuuuur upacaraa, hormaaaaat graaaak,” teriak Jon Koplo tanpa ada komando dari master of ceremony (MC) alias bagian war-wara yang kala itu dipandegane Lady Cempluk .

Karuan saja semua pasukan gelagapan. Soalnya, dalam gladi bersih si Lady Cempluk yang mengatur segala gerak-gerik dan tata cara semua urutan upacara. Sebelum memberi penghormatan kepada inspektur, seharusnya Lady Cempluk mengumumkan dulu, ”Penghormatan kepada inspektur upacara dipimpin oleh komandan upacara.”

Di sini Jon Koplo saking berjiwa mandiri, dia benar-benar kreatif. Terbukti tanpa ada aba-aba dari MC upacara apel Menwa tersebut sudah berjalan sendiri. Tak heran banyak kejadian lucu bermunculan.

Maklum baru kali pertama ini Jon Koplo menjadi komandan upacara sejak dirinya dikukuhkan sebagai komandan Menwa di kampusnya.

Nah ketika Jon Koplo melakukan laporan kepada Tom Gembus, seusai laporan Jon Koplo tidak mengambil posisi di tempat semula. Jon Koplo lebih memilih membelakangi tiang bendera yang sebentar lagi dikibarkan oleh Paskibra (Pasukan Pengibar Bendera).

Lady Cempluk sebagai MC yang bertugas menyampaikan acara jadi kelimpungan. Sebab, seharusnya setelah laporan ke inspektur upacara, Jon Koplo harus balik ke tempat semula. Karena setelah ditunggu agak lama, Jon Koplo tidak balik kanan, Lady Cempluk langsung meneruskan acaranya.

”Pengibaran bendera Merah Putih disusul dengan penghormatan kepada Sang Saka dipimpin oleh komandan upacara,” kada Lady Cempluk.

Dan Paskibra pun melaksanakan tugasnya. Setelah selesai salah satu dari Paskibra, Genduk Nicole berteriak, ”Bendera… siap…”

Tanpa balik kanan terlebih dahulu, Jon Koplo ini langsung berteriak, ”Keeepada Sang Saka Merah Putih, hormaaaaattt graaaaakk,” teriak Jon Koplo lagi tapi yang hendak dihormatinya malah berada di belakangnya.

Tentu saja upacara itu menjadi aneh bin jadi lucu. Semua pasukan hormat kepada Merah Putih. Tetapi Jon Koplo, sang komandan, malah tidak melihat bendera itu, karena ia dalam posisi membelakangi bendera.

Jon Koplo kelihatan bingung. Dia mau balik kanan sudah kadung hormat. Tidak balik kanan kok ya wagu, wong hormat kok tidak bisa melihat bendera. Akhirnya Jon Koplo nekat dan memutuskan tetap hormat dengan membelokkan kepalanya sampai meliuk-liuk supaya dia bisa melihat bendera.

Karuan saja, semua peserta apel Menwa tertawa ngakak. Begitu Tom Gembus, sang inspektur upacara memberi sambutan, dia memberi nilai seratus kepada Jon Koplo ini.

”Bagus, ini patut dicontoh. Dia, Jon Koplo punya tanggung jawab besar. Kesalahannya dipikul sendiri,” kata Tom Gembus.

Maka semakin ger-geran suasana apel tersebut.  

– Kiriman Yulius Nakmofa, Jl Nangka 006/02, Oeba, Kupang NTT.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to Top