”Eee… ada tuyul ucul”

Menyenangkan sekkalee jika punya dua anak kembar yang mukanya mirip dan lucu. Apalagi jika mereka sudah berumur 5 tahun, pasti banyak ulah dan aksi mereka yang nggemeske. Nah hal ini pula yang dirasakan oleh Lady Cempluk, warga Desa Karang Asem, Jawa Tengah. 
Dia punya anak kembar yang kemudian dianugerahi nama Jon Koplo dan Tom Gembus. Keduanya sama-sama imut dan lucu.

Nah saking miripnya wajah bocah kembar itu, suatu ketika Lady Cempluk memutuskan untuk menggunduli Jon Koplo, salah satu anak kembarnya itu. Yang nyenengkeh, Jon Koplo pun mau-mau saja dan suka mempunyai kepala plonthos seperti bola pingpong.

Kedua anak ini memang kebetulan punya hobi yang berbeda, Jon Koplo suka berenang dan Tom Gembus suka sekali makan permen.

Suatu hari Jon Koplo mengajak Tom Gembus untuk menemani berenang di Kolam Renang Tirtayasa yang berjarak hanya sekitar 500 m dari rumah mereka.

Karena takut sendirian, Jon Koplo pun kemudian memanfaatkan kelemahan Tom Gembus dengan memberikan iming-iming permen agar mau menemani berenang.

”Mbus mau permen?” tanya Jon Koplo.

”Mau dooong,” jawab Tom Gembus kegirangan.

”Tapi ada syaratnya, kamu harus nemenin aku pergi berenang,” pinta Jon Koplo.

Akhirnya Tom Gembus nggak kuasa menolak ajakan Jon Koplo. Sesampai di kolam renang, Jon Koplo langsung ganti ucul-ucul klambi dan mbediding tinggal pakai celana renang yang ngapret. Tetapi Tom Gembus males njebur ke kolam renang dan dia memilih duduk santai di dekat kolam.

”Mbus, karena kamu nggak mau renang, pakaianku kamu jagain ya…!” perintah Jon Koplo.

”U…ngasih permen satu aja, nyuruh jagain baju segala,” cetus Tom Gembus.

Setelah permennya habis, Tom Gembus mulai nggak sabar menunggu Jon Koplo yang sedang asyik-asyiknya berenang. ”Jon Koplo ayo pulang…!!! Sudah sore nih,” ajak Tom Gembus dari kejauhan.

”Sebentar lagi..,” jawab Jon Koplo dengan tidak mengindahkan ajakan Tom Gembus.

Dengan hati nggrundel alias mangkel Tom Gembus akhirnya nggeblas pulang, tanpa pamit Jon Koplo yang sedang asyik nglangi dan nyepelekke ajakan Tom Gembus.

Sedangkan beberapa menit kemudian, Jon Koplo baru menyadari kalau dirinya ditinggal Tom Gembus. Dengan menggaruk-garuk kepalanya yang gundul itu, Jon Koplo mondar-mandir mencari bajunya yang tadi dititipkan Tom Gembus.

Karena tidak menemukan baju yang dia cari, akhirnya Jon Koplo nekat pulang jalan kaki, ngibrit hanya dengan mengenakan celana renang dan masih dalam kondisi basah kuyup. Nah di sepanjang perjalanan, tentu saja Jon Koplo jadi bahan tertawaan orang-orang yang kebetulan bertemu dengannya. ”Eeeh… ana tuyul ucul…” teriak beberapa orang, menggoda.

Diledek begitu banyak orang, Jon Koplo nggak kuku juga sehingga membleh-membleh mau nangis. Baru saja mau masuk pintu gerbang rumahnya, Jon Koplo dikejutkan dengan suara tawa ngakak Tom Gembus.

”Ha… ha… ha… ada tuyul ucul…,” ujar Tom Gembus meledek Jon Koplo.

Jon Koplo pun marah-marah kepada saudara kembarnya, ”Mbus, sudah pulang tanpa pamit, bajuku dibawa lagi.”

”Siapa yang bawa? Aku taruh di loker, dekat kamar mandi kok,” bantah Tom Gembus dengan senyam-senyum melihat Jon Koplo yang mirip Ucil Marucil, itu lho sinetron Tuyul dan Mbak Yul.

Lady Cempluk pun keluar rumahnya melihat keributan yang diperbuat kedua anak kembarnya. Diapun ikut tertawa terbahak-bahak, ketika melihat Jon Koplo yang hanya mengenakan celana dalam dengan badan basah kuyup.

Tanpa pikir panjang lebar, Jon Koplo masuk rumah dengan wajah tengsin alias isin.  

– Kiriman Arif Jauhari, Gemiring Kidul RT 02/01, Nalumsari, Jepara.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to Top