Datang tak diundang

Malam Minggu yang cerah, apalagi kantong mereka juga cerah lantaran baru saja bayaran dari bengkel motor tempat mereka bekerja, Jon Koplo dan Tom Gembus, warga Yogyakarta ini nglegakke makan di sebuah restoran waralaba terkenal di Jl Malioboro.

Lagi enak-enaknya makan sambil plirak-plirik kiri-kanan, tiba-tiba Koplo merasa namanya dipanggil. ”Mas Jon…!” teriak seorang cewek, sebut saja Lady Cempluk yeng duduk bersama temannya, Gendhuk Nicole, yang juga sama- sama makan di restoran itu sambil memandang ke arahnya.

Koplo pun age-age menoleh dan melambaikan tangan sambil tersenyum, meski sebetulnya belum jelas siapa cewek itu. Maklum, penglihatannya agak blawur karena jarak mejanya memang berjauhan. ”Siapa Plo?” tanya Gembus penasaran. ”Biasa, temen,” Koplo waton njawab sambil kriyip-kriyip namatke kedua cewek itu.

”Duduk sini lho. Masih ada tempat kosong,” teriak Cempluk tersenyum masih menatap ke arah Koplo. ”Plo, kita dipanggil! Ayo, ke sana! Mosok punya teman nggak dikenalin,” ajak Gembus bersemangat. Untuk memastikan siapa sebenarnya dua cewek yang memanggilnya itu, Koplo pun mengiyakan.

Jon Koplo dan Tom Gembus beranjak dari mejanya sambil membawa makanan dan minuman masing-masing yang belum habis. Namun apa yang terjadi, Saudara-saudara? Ketika Koplo dan Gembus sampai di meja Cempluk dan Nicole, mereka malah disambut dengan pandangan aneh. ”Kenapa makannya pindah sini, Mas?” tanya Cempluk heran.

Tak kalah heran, Koplo pun menjawab, ”Lho, kan tadi Embak yang memanggil saya untuk duduk di sini?” ”Yang manggil sampeyan itu siapa? Wong saya manggil temen saya ini kok,” kata Cempluk sambil menunjuk seorang cowok ganteng yang tiba-tiba saja telah berdiri di belakang Koplo dan Gembus, juga sambil membawa makanannya untuk pindah duduk.

Mak prempeng…! Koplo dan Gembus pun kisinan sak pole menyadari ke-GR-annya. Apalagi orang-orang yang ada di situ pada memperhatikan dan cekikikan menertawakannya. Selidik punya selidik, ternyata Lady Cempluk tadi memanggil temannya yang duduk di belakang Koplo dan Gembus, searah pandangan dari meja Cempluk dan Nicole. Dan kebetulan, namanya juga sama-sama Jonnya. Saking malunya, Koplo dan Gembus langsung ngacir keluar, diiringi derai tawa orangorang seisi restoran.

Kiriman Yusli Pradana,
Kemetiran Kidul GT II/812
RT 59/RW 17 Pringgokusuman,
Gedongtengen, Yogyakarta.

Solopos, 04 Desember 2007

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to Top