Konangan

Minggu pagi, Jon Koplo duduk santai di teras rumah. Tiba-tiba, ibunya datang dan minta diantarkan ke acara arisan. “Aduh, nanti jam sembilan Koplo ada acara di sekolah, Ma. Ada rapat OSIS,” kata Koplo beralasan.

“Tumben rapat hari Minggu? Ya sudah, biar kakakmu saja yang nganter,” jawab mamanya santai. Kemudian memanggil Tom Gembus, kakak Koplo. Koplo pun lega.

Ia pernah diminta mengantarkan mamanya arisan, di sana ia hanya melongo berjam-jam karena tak ada teman mengobrol. Kali ini ia lega karena berhasil terhindar dari hal membosankan tersebut.

Beberapa jam kemudian, Koplo bosan juga di rumah. Ia memutuskan pergi jalan-jalan ke sebuah toko buku, siapa tahu ada novel terbaru yang menarik perhatiannya. Setelah beberapa saat menyusuri rak-rak di toko buku, Koplo terkaget melihat seseorang yang baru datang.

“Waduh, ada Mas Gembus?” pikirnya. Sebelum kakaknya melihat, Koplo segera menyambar sebuah buku di dekatnya. Buku itu kebetulan sudah terbuka segelnya, sehingga ia bisa berlagak sedang membaca-baca sembari menutupi wajahnya.

Koplo kaget betul, kenapa kakaknya bisa ada di toko buku. Ia menggeser buku itu sedikit dan mengintip. Ternyata, kakaknya sudah agak menjauh dari posisinya.

Ketika hendak pulang dari toko buku, Koplo menerima pesan WhatsApp. Ternyata dari Gembus, “Ooo, jadi rapat OSIS sekarang di toko buku ya…?” begitu bunyinya.

Koplo membaca pesan tersebut sembari nyengir, getir dan malu.

Al-Mahfud,
Kayen RT 004/RW 001,
Kayen, Pati

Solopos, 21 April 2018

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to Top