Bojo Galak

Beberapa waktu lalu, Lady Cempluk pergi ke kantor Samsat untuk mengurus mutasi motornya. Setelah mengantrekan berkas di loket, Cempluk thingak-thinguk mencari tempat duduk yang kosong karena pengunjung kantor Samsat itu memang ramai. Setelah menunggu, akhirnya, Cempluk dapat tempat duduk.

“Permisi, Pak…” kata Cempluk meminta izin untuk duduk di sebelah seorang bapak.

“Mangga, Mbak,” jawab bapak itu.

Sambil menunggu panggilan, Cempluk chatting Whatsapp dengan suaminya, Jon Koplo. “Pak, aku wis antri neng Samsat iki?” begitu chat Cempluk.

“Ya, iki tak kirimi video,” balas Koplo.

Cempluk pun penasaran membukanya. Begitu dibuka, ternyata lagu dangdut koplonya Via Vallen yang berjudul Bojo Galak. Suara lagu itu pun terdengar keras sehingga banyak orang yang melihat ke arah Cempluk.

“Wadhuh, kok banter ki?” celetuk Cempluk. Cempluk pun spontan berusaha memperkecil volume ponselnya. Tetapi bukannya diperkecil, Cempluk malah terus menekannya sehingga suara HP malah semakin keras terdengar.

“Nah, ya ngono, dibanterke,” seorang pria yang duduk di belakang Cempluk nyeletuk sambil tersenyum.

“Asyiiik… lumayan kena nggo hiburan,” timpal yang lain, bahkan ada pengunjung yang berjoget menirukan irama lagu.

Cempluk tambah bingung dan kisinan pol. Akhirnya sambil berjalan keluar, Cempluk pun berhasil memperkecil suara HP-nya.

Neneng Utami S.
(nenengutami05@gmail.com)

Solopos, 26 April 2018

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to Top