Tiwas Cari Muka

Hati-hati dengan panampilan perempuan muda dan cantik.
Salah-salah bisa tertipu, sepertiyang dialami oleh Jon Koplo, pemuda lajang asal Kulon Progo.

Belum lama ini rumah Koplo kedatangan seorang perempuan muda dan cantik.
“Mau cari siapa, Mbak?” tanya Koplo bersemangat.
“Ibu ada, Mas? Saya teman sekolah ibu dulu,” jawabnya.
“Weh, jebul anake kancane ibuk ana sik kinyis-kinyis, sapa ngerti dadi jodhoku,” batin Koplo semringah.

“Emmh, Ibu sama Bapak sedang pergi ke rumah saudara yang sedang hajatan. Mari, silakan masuk dulu,Mbak,”ajak Koplo.
Berawal dari situ, tampak mulai ada gelagat-gelagat yang tak biasa, semacam malu untukmengatakan sesuatu kepada seorang pria.

Namun akhirnya diutarakanlah tujuannya mampir yang ternyata hanya secara “kebetulan” itu.
Jadi di perjalanan tadi, ia tibatiba haid dan sampai tembus.
Kebetulan ia berada pas di dekat rumah teman ibunya waktu sekolah dulu, sehingga, diberanikan diri untuk mampir,mau numpang ganti pembalut.

Sembari mau ganti pembalut itu, ia meminta tolong kepada Jon Koplo untuk membelikanpembalut lagi untuk stok di perjalanan.
Karena yang meminta tolong orangnya cantik, apalagi Koplo sendiri masih perjaka, dengan senang hati Koplo meluncur ke warung terdekat.

“Bu, tumbas pembalute sak wadhah.”
“Nggo nukokne bojomu pa,Mas?” sindir empunya warung sambil tertawa cekikikan.

Seketika Koplo langsung seperti tersadar bahwa ia telah meninggalkan gadis cantik itu di rumah sendirian.
“Ya nek bener anake kancane Ibu, nek ora?”
batin Koplo khawatir.

Betul saja, ketika Jon Koplo sampai di rumah, perempuan cantik tadi sudah tidak ada.
Demikian pula sejumlah uang di dompet, HP dan laptop Koplo telah raib.
“Wadhuh, apes tenan-ik, niate cari muka karo wong ayu, malah kapusan”, keluh Koplo dengan sebal dan kesal.

Sumarsih, Karanganyar,
RT 023/RW 012, Karangwuni,
Wates, Kulonprogo

Solopos,5 MEI 2018

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to Top