Tidak Jadi Ngantre

Tidak seperti biasanya,kedai burger yang ada di sebuah minimarket Jl. Adisucipto itu lumayan banyak pembeli.
Yang lebih menarik lagi ada dua orang cewek cantik yang ikut antre.

Jon Koplo, warga Colomadu yang masih jomblo ini pun, begitu keluar dari minimarket langsung ikut-ikutan ngantre.
“Lumayan, dapat pemandangan…” batin Koplo sambil mencuri-curi pandang.

Tiba-tiba datang seorang nenek-nenek berpakaian kumal dengan wajah ingah-ingih sambil melihat menu yang ditawarkan.
Melihat hal itu Jon Koplo berinisiatif mengambil uang recehan, “Kasihan nenek ini, kelihatannya lapar…”
batinnya sambil mengambil selembar uang seribuan dan mengulurkannya pada si nenek tadi.

“Mbah, niki kangge tumbas jajan…” kata Koplo agak keras dengan harapan agar cewek itu tahu.
Tapi apa reaksi si nenek? Ia hanya diam terpaku sambil melihat uang yang disodorkan Koplo.
“Kula mboten ajeng ngemis kok, ajeng tumbas burger niku lhe, kangge putu kula…” katanya dengan wajah semu marah.

Mak prempeng, wajah Jon Koplo pun abang-ireng, kaget bercampur uisin banget. Ia mangira nenek itu seorang pengemis yang mau mintaminta.
Tak ayal, peristiwa itu membuat para pembeli pada pating cekikik, termasuk dua cewek tadi.

Menghadapi situasi yang tidak kondusif seperti itu, akhirnya Jon Koplo tak jadi ngantre.
Ia pilih menjauh, ambil motor dan lari…

Angga Septiandaru,
Perum Flamboyan Indah
D-9, Blulukan, Colomadu, Karanganyar

Solopos,8 MEI 2018

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to Top