Selak Laper

Jon Koplo, seorang pemuda Kulonprogo ini beberapa hari mengeluh pusing, demam, lemas dan mual-mual.
Tom Gembus, sang adik pun mengantarnya periksa ke rumah sakit.Setelah mendapat pemeriksaan dokter,
Koplo diminta untuk opname.

Selama itu keluarganya bergantian menjaga, kadang ibunya, ayahnya, maupun Tom Gembus.
Satu, dua hari Koplo masih betah di sebuah ruangan di rumah sakit tersebut.
Namun, setelah lima hari dan keadaannya sudah semakin membaik, ia merasa gelisah.

“Mbok aku diantar jajan mi ayam, Mbus,” kata Koplo tibatiba “Badalah… Ini masih di rumah sakit lho Mas! Aja metu-metu dhisik,” kata Gembus sambil mengamati kakaknya barangkali sedang ngelindur.

Ternyata Koplo ini sudah merasa lapar dan tidak sabar menunggu makanan dari
rumah sakit yang biasanya diantar sekitar pukul 11.30. Apalagi ia sudah sangat bosan dan ingin berjalan-jalan keluar.
Karena Koplo memaksa disertai ancaman, Gembus pun akhirnya menuruti.

Diam-diam Koplo keluar dari rumah sakit ditemani Gembus.Mereka menuju warung mi ayam dan bakso yang tidak
jauh dari rumah sakit.Tentunya masih dengan selang infusyang terpasang.
Kemudian Koplo memesan mi ayam, meski pelayan di warung itu tampak keheranan dan bertanya-tanya pada Koplo.

“Ngisin-isinke aku tenan kok Mas Koplo!” seru Gembus pada kakaknya yang makan mi ayam sedangkan ia diberi tugas
membawakan infusnya. Semua pelanggan di warung itu melihat ke arah mereka dan pada
cekikikan.

Setelah selesai makan,mereka menuju ke rumah sakit diiringi tatapan orang-orang sekitar.
“Lho… lho…! dari mana kalian?” tanya seorang perawat yang melihat mereka dari luar.
“Ini tadi dari jalan-jalan sebentar,” jawab Koplo. Perawat itu pun kemudian memarahi Koplo dan Gembus.
Ia menjelaskan peraturan dari rumah sakit yang tidak memperbolehkan pasien keluar selama masih dalam perawatan.

“Apa maneh yen ngerti Mas Koplo mau jajan mi ayam,” batin Gembus.
Koplo malah cengarcengir sementara Gembus menahan malu atas ulah kakaknya.

Rizkia Hety Netarahim,
(rizkianeta@yahoo.com)

Solopos,14 MEI 2018

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to Top