Takjil Gratis

Sore itu, Jon Koplo bergabung bersama warga di sekitar indekosnya untuk menyiapkan takjil untuk berbuka puasa,yakni kolak pisang.
Kolak itu dibuat di rumah ketua RT setempat dan akan dibagi-bagikan gratis kepada siapa pun yang datang ke musala untuk berbuka puasa.

Kebetulan, saat itu Koplo sedang kehabisan uang saku. Pucuk dicinta ulam tiba, batin
Koplo sambil berangkat ke rumah Pak RT.

Sampai di tempat, ternyata warga yang datang cukup banyak yang membantu mempersiapkan takjil tersebut.
Koplo pun ikut nggabung.Karena anak muda di RT tersebut sangat jarang, Jon Koplo menjadi sangat sibuk.
Bersama ibu-ibu, ia ikut menata mangkuk-mangkuk dan menuangkan kolak ke dalamnya satu persatu.

Setelah itu, Koplo ikut membagikan kolak-kolak dalam mangkuk tersebut ke para warga yang sudah berbaris bersila di teras musala.
Tak terasa, tiba-tiba azan Magrib berkumandang.
Para warga serentak merapalkan doa berbuka puasa dan menyantap kolak masing-masing.

Namun saat itu masih ada beberapa warga yang belum kebagian takjil.
Jon Koplo pun masih terlihat sibuk bolak-balik mengantarkan takjil untuk warga yang belum kebagian.
“Lo, Mas Koplo, ayo berbuka dulu,” ucap Pak RT yang melihat Koplo masih sibuk membantu, sedangkan para warga sudah mulai berbuka.

“Iya Pak, saya nanti saja, gampang,” jawab Koplo dengan ramah.
Tak lama kemudian, Koplo selesai membagikan takjil tersebut ke semua warga yang datang.
Dengan lega, Koplo kembali ke dapur Pak RT dan berharap mendapat takjil bagiannya.

“Lo, Mas Koplo belum ta? Kirain sudah. Habis itu Mas kolaknya,” kata ibu-ibu yang sejak tadi menuangkan kolak
ke mangkuk-mangkuk sambil makan kolak pisang dengan lahap.

“Oh, habis ya? Nggak apaapa Bu, saya tak nyari makan di warung saja,” kata Koplo sajak nggaya sambil berpamitan
melangkah pergi. Padahal, ia sedang kehabisan uang saku.

Al-Mahfud
Kayen RT 004/RW001, Kayen,
Pati 59171

SolopoOS,24 MEI 2018

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to Top