Tiwas Di Servis

Pagi itu Lady Cempluk bingung, kamera belakang HP kesayangannya tiba-tiba tidak bisa digunakan untuk memotret,
hanya hitam gelap saja yang terlihat. Padahal,kemarin sore HP-nya masih baik-baik saja.

Ia tak henti-hentinya mengotak-atik bagian pengaturan, tapi hasilnya tetap saja nihil.
Cempluk pun galau berat karena pagi ini ia akan mengantar anaknya yang masih TK untuk
berwisata ke Tawangmangu. Jon Koplo, sang suami, menyarankan untuk tidak usah membawa
HP karena toko servis HP belum ada yang buka.

Namun Cempluk tetap bersikeras untuk nyervis HP-nya.
Karena mendengar Cempuk yang uring-iringan, Koplo pun akhirnya menghubungi Tom Gembus, rekannya memiliki
usaha servis HP.

Berulang kali dihubungi, tak ada jawaban,Koplo pun terpaksa mengikuti
kemauan sang istri untuk mengantarkannya ke rumah
Tom Gembus.
Benar saja,Gembus masih tertidur pulas dan terpaksa dibangunkan oleh Koplo.

“Apa keburu mau dipakai kok mruput pagi-pagi ke sini?” tanya Gembus sambil mengucek matanya.
“Iya, Mbus. Ini lo, HP istriku kameranya tiba-tiba nggak bisa dipakai,” jawab Koplo.
“Peralatannya ada di toko semua itu, tapi ya ndak papa tak lihat dulu kondisinya,” jawab Gembus.

Ketika baru akan melepas softcase alias sarung pelindung HP Cempluk, Koplo pun langsung tertawa nyengingis.

“Ealah Mbak-mbak, jauh-jauh ke sini pagi-pagi nggugahi saya cuma mau suruh nglepasin softcase?” tanya Gembus.
Cempluk dan sang suami pun awalnya bingung dengan ucapan Gembus namun setelah melihat ada uang yang nylempit
di dalam softcase dan menutupi bagian belakang kamera,mereka pun cengar-cengir kisinan. Setelah uang diambil,
taraaa… kamera pun jelas bisa mengambil gambar seperti biasa.

“Makanya kalau kemana-mana itu bawa dompet, biar uangnya nggak bikin kamera rusak,” ledek Koplo pada istrinya.

Rohmah Jimi Sholihah,
Soco RT 002/RW 004
Slogohimo, Wonogiri

Solopos,26 MEI 2018

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to Top