Tiwas Mborong

Belanja melalui sistem online akhirakhir ini sedang digandrungi. Apalagi pada Bulan Puasa seperti ini, banyak orang yang malas ke pasar dan berdesak-desakan hanya untuk baju Lebaran. Itu juga berlaku pada Jon Koplo yang statusnya kini yang masih menjomblo. Ia akhirnya mencari penjual online di facebook hingga akhirnya tak sengaja ia menemukan sang mantan sebut saja Lady Cempluk yang ternyata sekarang berprofesi sebagai penjual online.

”Wah, kepeneran iki,” ujar Jon Koplo.
Koplo pun memulai pembicaraan via online dengan cara menanyakan harga sebuah baju koko hingga akhirnya ia meminta nomor whatsapp untuk memulai transaksi. Supaya tidak terlalu mencolok, Koplo berpurapura order dua potong baju.

Setelah tanya alamat, ternyata bisa COD alias cash on delivery supaya tidak kena ongkos kirim. Saat itulah Jon Koplo mulai berani lebih dekat. “Eh, jebule kamu ta, Pluk? Pangling aku…” tulis Jon Koplo via WA.

“Woalah, njenengan niku Mas Koplo ta? Saya juga pangling-e Mas,” balas Cempluk. Karena ingin lebih dekat lagi, Koplo pun akhirnya memesan lagi 2 potong baju untuk ibunya. Siapa tahu bisa pedekate lagi, ndakpapalah modal pura-pura beli baju, batin Koplo. Hingga pada akhirnya, baju yang telah ia pesan datang juga.

Seperti kesepakatan, mereka akan melakukan COD di depan kecamatan. Koplo pun sudah menyemprotkan minyak wangi plus memakai minyak rambut supaya terlihat klimis. Bukan hanya itu, dia juga memakai pakaian terbaiknya supaya tampil kece di depan sang mantan pacar. Singkat cerita setelah menunggu beberapa saat, ada orang yang menghampirinya. “Mas Koplo ya, ini pesanannya…”

Koplo setengah tidak percaya sebab yang datang bukanlah Lady Cempluk sang mantan, melainkan seorang laki-laki bersama anak kecil. Tak lama kemudian, HP-nya berdering. “Maaf ya, Mas Koplo, saya ndak bisa mengantar. Saya sudah minta tolong suami karena sekalian mau nyari mainan buat anak saya,” bunyi pesan dari Cempluk.

Koplo pun nyengir, ia sama sekali tidak tahu jika Cempluk telah bersuami dan punya anak. “Walah, tiwas pesen akeh biar bisa pedekate, jebule wis nduwe buntut…” gerutu Koplo dalam hati sambil menyerahkan uang Rp400 ribu untuk membayar belanjaannya.

Dwi Rahayu
Jaten RT 003/RW 002,
Purwantoro, Wonogiri

Solopos, 6 Juni 2018

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to Top