Makanan Paling Enak

Kisah ngguyokke kali ini dialami oleh Jon Koplo yang Lebaran lalu ujung ke tempat budenya
di Desa Banyuripan, Bayat, Klaten,bersama kedua orang tuanya, Tom Gembus dan Lady Cempluk.
Sesampai di sana, mereka segera salim dan mengucapkan permohonan maaf, kemudian budenya memberi fi trah
beberapa lembar uang lima ribuan. Nya,Le, nggo sarat.” Koplo pun menerimanya dengan muka
berbinar, Matur suwun, Bude, ” jawabnya sumringah.

Ayo, wes gek ndang disambi iki. Aja gur disawang wae,kudu dipangan, ayo! seloroh
pakdenya. Ayah dan ibu Koplo langsung mencicipi hidangan yang tersedia sambil jagongan.
Sementara itu, Koplo masih melihat-lihat sekeliling.Ia masih bingung mencari
hidangan karena semua terlihat enak. Akhirnya Koplo menemukan satu makanan
yang menurutnya paling enak.

Sebuah lodong warna merah yang begitu besar dengan gambar biskuit bermerk lengkap dengan butiran coklat
di atasnya yang menggoda selera. Dengan gemetar Koplo membuka lodong warna merah besar dihadapannya itu.
Glek! Terdengar suara lodong dibuka, semua orang di ruangan itu melihat ke arah
Koplo. Namun Koplo terkejut bukan kepalang, Lhadalah, kok isine emping…? batin Koplo.

Ternyata isi lodong itu adalah emping goreng, jauh dari gambar bungkusnya.
Gembus, dan Cempluk pun cekikikan melihat tingkah anaknya itu. Karena sudah
telanjur membuka, akhirnya dengan muka abang-ireng Koplo pun terpaka mengambil emping
goreng di hadapannya dan memakannya.

Adnan Jadi Al-Islam,
Srebegan, RT 006/RW 003,
Srebegan, Ceper, Klaten

Solopos,8 JULI 2017

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to Top