Nggembol Remot

Setiap malam liburan Jon Koplo dan Tom Gembus mempunyai agenda tetap begadangan di pos ronda bersama dua orang temannya. Sambil nonton TV, banyak hal yang bisa dijadikan bahan diskusi. Puas berdiskusi ngalorngidul, untuk cagak lek, mereka biasanya langsung tatrap bikin kalangan lalu main kartu remi. Tidak taruhan uang tetapi hanya bijen.

Agar duduknya terasa enak saat main kartu remi, HP yang terasa mengganjal mereka letakkan di dekat tempat duduknya masingmasing. Saking terlalu asyiknya main kartu remi, mereka lupa waktu.

“Dah… Sudah besok lagi!” kata Koplo mengajak menyudahi. Yang lainnya pun menurut ajakannya. Mungkin karena capai dan ngantuk, Koplo dengan tergesagesa ingin segera pulang. Sebelum pulang tangannya mengambil HP yang tadi diletakkan di samping duduknya, lalu dimasukkan ke dalam saku celananya.

Kini yang masih berada di pos ronda hanya Gembus, matanya yang sudah terasa lengket dibelalakkan untuk mencari remot TV. Akan tetapi tidak menemukan. Malah menemukan sebuah HP jadul.

“Nggone sapa ya? Wah, karena kesusu-susu, remot TV dikira HP. Sapa ya sing nggawa remote?” tanya Gembus dalam hati sambil ngiling ilingi HP yang digenggamnya.

Pagi harinya, Gembus mendatangi rumah Koplo. Kebetulan sekali Koplo sudah berada di teras rumahnya sedang ngopeni kelangenannya burung kenari.

“Kok tak bal-bel ra diangkat, apa HPmu kok silent?” tanya Gembus.

“Ora ki…. ket mau tak gambol, ora ana nada panggil!” jawab Koplo sambil tangannya ngrogohi saku celananya.

“Gandrik! Jebul sing tak gambol ki remote TV ta?!” teriak Koplo.

“Mulakne, aja kesusu. Iki HPmu, untung aku sing nemu!” kata Gembus sambil memberikan HPnya Koplo.

“Terus remote TV?” tanya Koplo.

“Balekna dhewe neng pos rondha kana!” jawab Gembus.

A. Sardi, SMP Tarakanita,
Jl. Nusa Indah II Solo Baru 57552

Solopos, 13 Juni 2016

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to Top