LUPA ANAK SENDIRI

Pengambilan rapor merupakan momen yang ditunggu-tunggu oleh para orang tua yang memiliki
anak yang masih sekolah di akhir tahun pelajaran seperti ini.
Begitu juga dengan Jon Koplo yang tidak sabar ingin melihat
hasil pencapaian belajar anaknya.

Koplo ini mengambil rapor anaknya di salah
satu sekolah favorit di Karanganyar.
Ndilalah, Koplo bertemu dengan Tom Gembus,teman lamanya yang juga sebagai wali murid teman anak Jon Koplo.
Karena saking asyiknya bernostalgia dengan Gembus,
Koplo tidak sadar bahwa urutan abjad nama anaknya sudah
terlewati. Lama-kelamaan Koplo sadar kalau nama anaknya kok belum dipanggil dari tadi.

Jon Koplo pun protes kepada wali kelas, “Bu, anak saya nama
depannya G kok belum dipanggil ya, Bu?” “Nama anak yang huruf depannya G sudah diambil semua itu, Pak,” jawab Lady
Cempluk si wali kelas.
Jon Koplo semakin bingung,kok nama Gendhuk Nicole belum dipanggil ya padahal urutan absennya sudah sampai abjad K.
Wali kelas menimpali bahwa jangan-jangan Koplo salah masuk kelas.

Namun teman lama Koplo, Gembus, menyanggah hal itu karena dari tadi sudah cerita banyak.
“Silakan dilihat di jadwal piket kelas Pak, kalau nama anak njenengan tidak ada berarti
njenengan salah masuk kelas,” wali kelasnya meyakinkan Koplo lagi.

Setelah mencermati satu persatu nama anak di jadwal piket, Koplo baru menyadari ternyata dia sedang mengambil rapor anaknya
Lady Cempluk, bukan Gendhuk Nicole. Untuk mengatasi rasa malu
atas kepikunannya Jon Koplo mengatakan kepada wali kelasnya
ternyata nama anaknya berawalan huruf L.

Tom Gembus juga menambahkan kalau Genduk Nicole sudah lulus SMA tahun lalu.
Semua wali murid di kelas itu pun ikut cekikikan melihat kelalaian Koplo atas anaknya.
Kemudian sampailah di urutan absen abjad L yaitu tepat nama Lady Cempluk, Koplo maju ke arah
meja guru dengan agak kisinan.

Shefrida Listhyanita
listhyanitas@gmail.com

Solopos,18 JUNI 2018

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to Top