Dikira Mau Maling

Kisah lucu nan memalukan iki terjadi beberapa
hari yang lalu. Saat itu Jon Koplo dan Tom Gembus,
warga Boyolali, sedang dalam perjalanan ke Solo menuju
rumah Lady Cempluk, yang merupakan kenalannya di media sosial.
Namun sayangnya mereka tahu alamatnya namun tak tahu letak rumahnya.
Koplo dan Gembus berhenti di dekat warung hik untuk bertanya.

Di sana terdapat beberapa orang yang sedang makan.
Dengan mundhuk-mundhuk Koplo bertanya kepada
seseorang yang tidak lain adalah penjual hik tersebut.

“Permisi Pak, mau tanya alamat rumah Lady Cempluk sebelah mana ya, Pak?”
“Oh, Lady Cempluk yang badannya bahenol itu, Mas?
Yang dandannya menor kaya penyanyi dangdut?” jawab penjual hik.
“Betul, Pak,” jawab Koplo dan Gembus bersamaan.

“Rumahnya di ujung gang ini, Mas. Dari sini lurus saja,
nanti rumahnya paling ujung,”terangnya Setelah mengucapkan terima
kasih Koplo dan Gembus segera bergegas menuju ke rumah
Cempluk karena tidak sabar ingin bertemu dengannya.

Apalagi mendengar perkataan penjual hik tadi. Mereka pun jadi
bertambah penasaran. Langsung saja mereka
menaiki motor, namun kuncinya tak bisa masuk. Tiba-tiba…“Hei…
Mas… mau ngapain?” teriak seorang bapak yang sedang
makan di hik tersebut.

“Ada apa, Pak? Saya mau pamit,” jawab Koplo. “Pamit ya pamit, tapi itu motor
saya. Mas mau maling ya?!” Orang-orang yang di hik
tersebut langsung pada keluar. Takut dikeroyok, Koplo dan
Gembus pun meminta maaf karena dikira mau maling motor.

Ternyata motor itu memang punya bapak tadi, sedangkan
motor Koplo yang sama persis ada di dekatnya. Setelah
meminta maaf, Koplo dan Gembus langsung bergegas
meninggalkan tempat tersebut.

Adi Putra Purnama,
Pilang, RT 004/RW 008,
Ketitang, Nogosari, Boyolali

Solopos,10 JULI 2018

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to Top