Pesta Berubah Jadi Pengajian

Mbah Jon Koplo, 78, adalah pensiunan jaksa
yang berhasil mendidik anak-anaknya menjadi orang
sukses. Bersama istrinya, Mbah Lady Cempluk (73), berencana
memperingati 50 tahun perkawinan (pernikahan emas)
mereka pada Mei lalu.

Sebelum Ramadan lalu keluarga besar mereka sudah
merancang pesta besar di sebuah rumah makan besar di Kota Boyolali.
Tom Gembus, yang menjadi pegawai BUMN di Jakarta,
bertindak sebagai penyandang dana utama. Sementara
Gendhuk Nicole, anaknya yang paling bungsu yang tinggal di
Boyolali menjadi panitia alias seksi ribut.

Anak-anaknya yang lain sebagai pendukung saja.
Gendhuk Nicole telah membooking semua pihak yang nanti
terlibat dalam acara yang cukup langka ini, mulai dari gedung,
dekorasi, musik pengisi acara, sampai katering sudah dikasih
tanda jadi 20 persen.

Semua anak dan cucu serta kerabat sudah pasti menunggu-nunggu
momentum perkawinan emas tersebut. Namun seminggu menjelang
Lebaran, tiba-tiba sakit jantung Mbah Koplo kambuh sehingga
harus opname di rumah sakit.

Bahkan momentum Idul Fitri pun harus dilalui Mbah Koplo di
rumah sakit. Tom Gembus dan Gendhuk Nicole sangat panik.
Bukan saja mengkhawatirkan kesehatan ayahnya yang kritis,
tapi juga bingung dengan rencana besar pesta perkawinan
emas kedua orang tua mereka.

“Begini saja, Ndhuk, kita tunggu sampai besok, kalau
Bapak belum boleh keluar dari rumah sakit, berarti rencana
pesta batal,” kata Gembus. Ternyata sampai besoknya,
Mbah Koplo tetap belum boleh keluar dari rumah
sakit. Akhirnya dengan risiko kehilangan uang booking,
Gendhuk membatalkan semua pesanan pesta tersebut.

Usai pembatalan pesanan,barulah lusanya Mbah Koplo
agak membaik dan boleh pulang untuk rawat jalan. “Walah,
tobat-tobat, lha wis dibatalke malah Bapak membaik,” keluh
Gendhuk.

“Wis Ndhuk, enggak usah pesta saja, kita prihatin. Lebih
baik mengundang pengajian saja sambil mendoakan agar
kesehatanku membaik,” kata Mbah Koplo.

Ternyata pada saat pelaksanaan pengajian, Mbah Koplo kembali
segar bugar dan bisa memberi sambutan.
“Ya enggak jadi kawin emas deh, pengajian malah
mendapat pahala,” kata Koplo terkekeh-kekeh.

Soleh Hadi,
Gagak Sipat RT 003/RW 003,
Ngemplak, Boyolali

Solopos,16 JULI 2018

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to Top