Keranjingan Game Online

Siang itu Jon Koplo dan Tom Gembus, mahasiswa universitas
top markotop di Solo, hendak makan siang usai kuliah. Seperti biasa
sebelum makan mereka mampir Salat Zuhur di masjid kampus. Karena
kampus mereka kampus wilayah,tidak banyak orang yang salat di
masjid itu.

Hanya beberapa dosen dan mahasiswa yang baru selesai kuliah saja.
“Buruan wudu,” Tom Gembus menegur temannya yang masih asyik dengan gadget-nya.
”Sebentar, nanggung,” ucap Koplo yang lagi keranjingan
bermain game online sehingga tak begitu menggubris Gembus.

Usai salat dan mengenakan sepatu, keduanya menuju
parkiran. Sambil berjalan, Jon Koplo kembali asyik dengan
game online. Matanya fokus tertuju pada layar gadget
meski beberapa kali kesandung sepatbor belakang motor.

“Kita mau makan di mana?” tanya Gembus. “Terserah,” jawab Koplo
masih hanyut dalam permainan game. Tom Gembus berhenti,
karena sudah sampai di motor. Jon Koplo langsung duduk membonceng.

Tangannya masih sibuk dengan game. Merasa temannya tak segera
menyalakan motor, Jon Koplo menepuk pundak orang di
depannya sambil berkata, “Buruan jalan,” “Jalan kemana?”
Jon Koplo menghentikan game-nya, merasa aneh dengan suara temannya
barusan, ia menoleh.

Betapa terkejutnya ia melihat orang di depannya adalah
sang dosen PKN. Rupanya Koplo salah membonceng. Wajahnya seketika pucat.
“Maaf, Pak. Saya kira teman saya,” kata Koplo langsung turun dari motor. Sementara
Tom Gembus yang berada di sampingnya cekikikan menahan tawa.

Gilar Prasetio,
Mahasiswa Prodi Pendidikan
Guru Sekolah Dasar, FKIP, UNS

Solopos,18 JULI 2018

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to Top