Kepancal Sepur

Hari Sabtu (21/7) lalu adalah hari yang kurang
menyenangkan buat Lady Cempluk. Warga Cemani, Grogol,
Sukoharjo ini berniat pergi ke Jogja naik kereta api Prameks
dengan anaknya, Jon Koplo, untuk menghadiri pernikahan keponakannya di Jogja.

Sejak sehabis Subuh, dia sudah mewanti-wanti Koplo untuk beli
karcis, agar tenang saat pergi nanti. Koplo pun manut dengan ibunya.
Dia bahkan sudah mendapatkan karcis itu sejak jam enam pagi, hingga
membuat Cempluk lega.

Tapi, apa hendak dikata,saat hampir waktunya tiba,
Cempluk malah sibuk beresberes rumah. Padahal pukul
07.27 WIB, kereta Prameks berangkat dari stasiun
Purwosari. Koplo diam saja,karena merasa Cempluk sudah
tahu persis jika jarak rumah dengan stasiun itu jauh.

Pukul 07.10 WIB, Cempluk gendadapan, bingung. Larilari
teriak-teriak, “Ayo Plooo… Ndang…! Kita hampir telat kiii…”
Koplo pun ngegas banter motornya, berharap bisa sampai
di stasiun tepat waktu.

Sampai Kerten, kok ndilalah ada sepur mau lewat. Terpaksa
mereka berhenti karena satusatunya jalan menuju stasiun
hanya itu. Yang membuat Cempluk kaget, lha kok ndilalah
sepur yang lewat itu Prameks yang mau ditumpanginya!
Cempluk langsung lemes saknalika.

Candra Nila Murti Dewojati,
Waringinrejo RT 004/RW 021,
Gang Manggis I No. 21, Cemani,
Grogol, Sukoharjo

Solopos,25 JULI 2018

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to Top