Jaminan HP

Insiden memalukan ini benarbenar dialami oleh Jon Koplo,
mahasiswa universitas swasta di Sukoharjo, ketika mau pulang
dari tempat indekos temannya. Sebelum sampai rumah, Koplo
mampir dulu di SPBU untuk mengisi bensin.

Ketika sudah sampai di SPBU dia bermain HP sambil menunggu
antrean. Waktu sudah gilirannya Koplo langsung menghampiri
petugas SPBU, sebut saja Lady Cempluk.

”Premium, pertalite apa pertamax, Mas?” tanya Cempluk.
“Premium, sepuluh ribu,Mbak,” jawab Koplo.
“Dari nol ya, Mas?” ujar Cempluk sambil menunjuk ke papan SPBU.
“Bukan Mbak, dari Sukoharjo,” goda Koplo sambil ketawa.
“Waduh, masnya bisa aja.” Setelah pengisian selesai,Jon Koplo tampak pucat.

“Waduh, dompetku ketinggalan di tempat temenku-e Mbak”
katanya dengan panik dan bingung.
“Lha terus gimana, Mas?” “Saya juga bingung, Mbak…”
“Ya wis, gini aja, HP mas-e ditinggal sini dulu aja buat
jaminan, nanti kalo dompetnya udah ketemu bisa
diambil lagi ke sini,” kata Cempluk
sambil menahan tawa.

“Ya wis Mbak, ngapunten ya Mbak…” kata Koplo sambil
menyerahkan HP-nya dengan ekspresi malu.
Kemudian Jon Koplo kembali lagi ke indekos
temannya untuk mengambil dompetnya. Setelah
dia menceritakan kejadian tersebut kepada temantemannya,
langsung saja disambut tawa ngakak sambil mem-bully-nya.

Desi Agung
Sumedangan,
Gentan, Bendosari,
Sukoharjo

Solopos,3 AGUSTUS 2018

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to Top