Tak Tahu Nama Sendiri

Hari pertama masuk SD,Jon Koplo diantar ibunya,Lady Cempluk. Setelah
memastikan anaknya masuk kelas,Cempluk pun menunggu di ruang
tunggu. Di kelas, Jon Koplo biasa saja, tidak neka-neka.
Menjelang pulang, Bu Guru Gendhuk Nicole memanggil
muridnya satu per satu untuk diberikan buku paket. Murid
yang sudah mendapatkan buku, langsung boleh pulang. Kelas pun makin sepi.

“Kenapa aku enggak dipanggil-panggil?” batin Koplo. Ketika tinggal satu-satunya
murid yang masih berada di dalam kelas, sekali lagi Bu Nicole
memanggil, “Jon Koplooo…?!” Jon Koplo diam karena merasa bukan namanya.
“Nama kamu Jon Koplo,kan?” tanya Bu Nicole sambil mencocokkan daftar hadir.
Jon Koplo menggeleng.

“Jadi, nama kamu siapa?” kening Bu Guru Nicole mengkerut.
“Aaa…ku… Koko,” jawabnya gugup. Bu Nicole heran, kenapa tidak
ada murid yang bernama Koko dalam daftar hadir?
Menyadari anaknya belum keluar kelas, Lady Cempluk
mencari anaknya di kelas.

“Kenapa Jon Koplo belum pulang, Bu?” tanya Cempluk.
“Maaf, tidak ada Jon Koplo di sini. Adanya Koko,” jawab Bu Nicole.

“Nah, itu. Kalau di rumah memang biasa dipanggil Koko.
Tapi nama lengkapnya Jon Koplo,” terang Cempluk.
Oalaaah… Saking hafalnya nama panggilan sampai enggak
tahu namanya sendiri. Dasar anak-anak…

Mia Cisadani
mia_cisadani@yahoo.com

Solopos,7 AGUSTUS 2018

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to Top