Tambah Ngambek

Siang itu Jon Koplo tengah sendirian di rumah. Pasalnya, sang istri, sebut saja Lady Cempluk, tengah ngambek dan main ke rumah tetangga bersama sang anak. Tiba-tiba ada dua orang laki-laki yang mampir di teras rumahnya, menumpang istirahat.

“Bawa apa itu, Pak?” tanya Koplo.

“Ini lho Pak, saya jualan kain, mau lihat?” kata orang tersebut, sebut saja Tom Gembus, sambil menjereng salah satu kain.

Tom Gembus dan temannya itu ternyata penjual kain. Katanya sih kain tenun yang berasal dari pelepah pisang abaka asli dari Sulawesi. Koplo tambah yakin, karena sang penjual menunjukkan beberapa foto di antaranya Ivan Gunawan, Zaskia Gotik dan Kahiyang Ayu, putri Bapak Presiden yang tengah mengenakan kain tersebut dan tampak elegan.

“Ini harganya variasi Pak, dari 200 sampai 2 juta ada,” kata Gembus.

Memang ketika dipegang, kain yang ditawarkan itu sangat dingin dan nampak sangat bagus. Koplo kemudian berpikiran untuk membelikan Cempluk, siapa tahu kalau dibelikan kain sebagus ini, hatinya akan luluh dan tidak ngambek lagi. Koplo pun menawar satu potong dengan harga Rp75 ribu.

“Ndak boleh Pak, ini saja kalau di pameran harganya lebih mahal, cuma ini sisanya saja,” kata Gembus.

Untuk lebih meyakinkan lagi, Gembus mencoba membakar dengan menggunakan korek dan menyobeknya. Dan hasilnya, kain itu masih baikbaik saja. Akhirnya, Koplo membeli 3 potong kain dengan harga Rp300 ribu, supaya bisa untuk sarimbitan sekeluarga. Siangnya, saat sang istri pulang dan melihat kain itu di ranjang, bukannya menangis terharu tapi malah mbengokmbengok.

“Ealah Pak, wong sak ndonya ya wis weruh nek iki tipuan. Kok ya sih percaya.” Cempluk pun menjemur kain itu dan dalam hitungan menit, kain yang katanya anyep dari pelepah pisang itu seketika kaku nyekengkeng. Jon Koplo pun menepuk jidatnya, niatnya biar sembuh ngambek-nya, eh malah tambah ngambek. Nangsib… nangsib.

Rohmah Jimi Sholihah,
Soco RT 002/RW 004
Slogohimo, Wonogiri

Solopos, 29 Agustus 2018

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to Top