Kembar tapi Tak Sama

Suatu pagi, Ibu Lady Cempluk, warga Solo ini tergesa-gesa pergi ke sebuah ATM karena hendak melunasi administrasi anaknya.
Tapi ternyata antreannya sudah banyak. Cempluk ngantre sambil bermain HPnya.

Setelah tiba gilirannya, Cempluk masuk ke ruang ATM dan segera memprosesnya via online sampai selesai.

Cempluk keluar dari ruang ATM dan segera menuju motor matiknya. Ia bermaksud membuka jok untuk meletakkan dompetnya di dalam bagasi. Tapi…

“Lo, gimana ini? Kuncinya kok nggak bisa buat buka jok? Kok aneh, padahal tadi lancar-lancar saja,” gumam Cempluk panik sambil nguthak-uthek kunci motornya.

“Pak Satpam, tolong saya ya, kunci saya tak bisa untuk membuka jok bagasi, apa Pak Satpam bisa memperbaikinya?” pinta Cempluk pada Jon Koplo, sekuriti bank tersebut.

“Lho, Ini kan motor saya, Bu. Mana mungkin kunci Ibu bisa membuka jok bagasi motor saya,” jawab Koplo ngekek sambil menunjuk motor matiknya.

Mak prempeng, wajah Cempuk langsung abang-ireng saking malunya. Ternyata Cempluk salah motor. Di situ ada dua motor yang samasama
merahnya. Orang-orang yang melihat pun pada pating cekikik.

Di jalan, Cempluk ketawaketiwi sendiri mengingat kejadian yang baru saja dialaminya.

Dani Kastara Maheswara
kastara_ganteng@ymail.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to Top