Salah Bayar

Hari itu Lady Cempuk pulang sekolah sekitar jam 8 malam. Pengurus OSIS di sebuah SMA di Solo ini pulang malam karena harus ikut mengurus acara di sekolahnya. Jarak dari sekolah ke rumahnya lumayan jauh, sekitar 5 kilometer. Kalau naik ojek online, biayanya sekitar Rp13.000.

Setelah memasukkan lokasi jemput dan lokasi tujuan, Cempluk pun memencet tombol pesan.

Setelah menunggu sebentar, Cempluk dapat driver, sebut saja Jon Koplo. Berbasa-basi sedikit, akhirnya mereka pun berangkat ke rumah Cempluk.

Sesampai di lokasi tujuan, Cempluk kepikiran untuk berbagi ke abang ojek, yang seharusnya Rp13.000 ia tambahi jadi Rp15.000. Dikeluarkannya selembar uang berwarna biru, dan dengan entengnya ia berkata, “Kembalian Rp45.000 saja, Mas.”

Ndilalah, Jon Koplo kok ya manut saja, ia enggak sadar memberi kembalian sebesar yang dikatakan Cempluk seraya berkata, “Makasih ya, Mbak.”

Cempluk yang sedang membuka pintu pagar pun berbalik dan membalas, “Iya Mas, makasih juga.”

Tak disangka-sangka, saat Cempluk sudah sampai di teras rumahnya, Koplo berteriak, “Mbaaak…!” Cempluk yang kaget pun berbalik ke arah
pagar, lalu berkata, “Udah Mas, nggak papa, segitu aja kembaliannya,” katanya sambil ngeloyor masuk rumah.

Tom Gembus, ayah Cempluk keluar. “Ada apa, Mas?” ujar Gembus.

“Ini Pak, bayarannya kurang sepuluh ribu,” ujar Gembus.

Mak duarrr, Cempluk kaget sekaligus malu. Ia pun keluar lagi mengucapkan kata maaf berkali-kali, kemudian masuk lagi. Akhirnya, Tom Gembuslah yang membayar sambil tertawa…

Khalida Aurora,
d/a SMA Negeri 4 Solo,
Jl. Adisucipto No. 1, Manahan,
Banjarsari, Solo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to Top