Standar Samping

Jon Koplo mbonceng Tom Gembus naik sepada motor matik ke rumah Gendhuk Nicole. Rencananya, mereka akan melakukan reuni kecil-kecilan di rumah Gendhuk. Beberapa teman sudah datang hanya tinggal menunggu satu anggota lagi, yaitu Lady Cempluk. Gendhuk pun
menelepon Cempluk, mengabarkan kalau semua sudah hadir hanya tinggal menunggu dia saja.

Ternyata Lady Cempluk kesasar dan minta dijemput.

Jon Koplo yang memang ada hati sama Cempluk pun langsung cancut tali wanda, menyatakan siap menjemput Lady Cempluk. Dengan meminjam motor milik Tom Gembus, Koplo langsung semangat pergi ke parkiran, sementara yang lain meneruskan ngobrol.

Beberapa saat kemudian, Koplo masuk lagi, mengabarkan kalau motor Gembus tak mau hidup saat distarter. Merasa motornya baik-baik saja, Gembus pun keluar mengikuti Jon Koplo, beberapa teman pun ikut keluar, termasuk Gendhuk Nicole.

“Ini pasti businya rusak,” ujar Koplo sok keminter sambil mencoba menstarter motor Gembus yang masih tak mau hidup.

Gembus pun mengamati motornya, kemudian tersenyum. “Ya terang enggak mau hidup, wong standar sampingnya masih terpasang… ha ha  ha…” ledek Gembus yang langsung mengambil alih menstarter motornya sambil membetulkan standar sampingnya, dan langsung greeeng…

“Oalah Plo… Koplo. Selak ketok-ketoken Lady Cempluk ha ha ha…” ledek yang lain. Koplo hanya cengar-cengir dan buruburu pergi menjemput sang pujaan hati.

Ibnu Sukron Muhdi Naser ,
Jl. K.H. Hasyim Asy’ari
RT 029/RW 003, Sanan Rejo,
Turen, Malang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to Top