Tiwas GR

Jon Koplo adalah mahasiswa di Solo. Ia terpaksa menghabiskan malam Minggu dengan menginap di tempat indekos milik Tom Gembus.

Bersama dua orang teman lainnya, mereka berempat mengerjakan tugas presentasi yang harus dikumpulkan Senin. Namanya anak muda, bukannya buru-buru mengerjakan tugas, mereka malah santai-santai bermain game online.

Alhasil, hari Minggu siang tugas tersebut baru selesai mereka kerjakan.

Langit terllihat mendung, khawatir hujan turun dengan tiba-tiba, Jon Koplo segera meluncur ke rumahnya di daerah Sukoharjo.

Sebelumnya ia mampir ke stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU). Pandangan Koplo tertuju pada Lady Cempluk, karyawan SPBU yang kebetulan saat itu
melayaninya.

”Ayune, hmmm…” gumam Koplo sambil mengaca ke arah spion. Siapa tahu Cempluk terpesona. Jon Koplo sesekali melirik ke arah Cempluk yang sedari tadi mesam-mesem dengan manisnya. Koplo makin pede dan membalas senyum kepada Cempluk.

“Makasih, Mbak Cantik…” kata Koplo sambil menerima kembalian dari Cempluk yang masih mesam-mesem. Ketika akan menutup tangki bensin, wajah Koplo yang sumringah berubah menjadi merah padam.

Ia malu sekali begitu mengetahui ternyata CD alias celana dalamnya terlihat berada di bagasi motor. Ia baru ingat kalau tasnya penuh oleh laptop dan buku, lalu pakaian ganti miliknya dimasukkan ke dalam motor.

“Alamak, pantas saja si Cempluk mesam-mesem,” batin Kolpo sambil meluncur menahan malu.

Indra Wahyu Wibowo
Pojok RT 001/RW 001,
Tawangsari, Sukoharjo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to Top