Ternak Burung

P Solopos Naik Harga agi itu, Jon Koplo pulang kerja membawa bungkusan kertas berwarna cokelat. Gendhuk Nicole yang sudah semalaman tidak bertemu bapaknya jadi nginthil ke manamana. Ia pun bersorak kegirangan setelah mengetahui isi bungkusan yang dibawa bapaknya, dua ekor burung branjangan yang siap untuk dikembangbiakkan.

Sementara itu, Lady Cempluk, istrinya tersenyum kecut. Baru kemarin suaminya pulang membawa dua ekor ciblek pari yang bunyinya cemruwit setiap pagi. Hari ini sudah nambah dua lagi.

Malam harinya, keluarga besar Tom Gembus, kakak Koplo, bertandang ke rumah. Gendhuk Nicole yang sangat dekat dengan pakdenya itu langsung berlari menyambut. Digandengnya tangan Tom Gembus menuju ke teras belakang.

”Pakde… Pakde, lihat burungnya Bapak. Ada banyak lo. Ada empat sekarang,” ucap Gendhuk Nicole kegirangan.

”Woah, lha kok akeh men. Lha wong manuk siji wae simbokmu wes kethetheran leh ngrumati. Lha apa maneh manuke Bapakmu dadi papat, apa ora tambah mumet leh nyerateni?” jawab Gembus dengan suara lantang.

Semua keluarga yang datang tertawa, begitu juga Gendhuk Nicole meskipun tidak mudheng maksud pakdenya. Sementara Lady Cempluk yang sedang
menyiapkan hidangan di dapur tersipu malu.

Nining Purwanti,
Jl. HOS Cokroaminoto
RT 001/RW 009 Gg. Masjid At
Taqwa, Jambon, Ungaran Barat,
Kabupaten Semarang 50511

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to Top