MATI LAMPU

Tom Gembus, warga Songgalan, Laweyan ini adalah seorang tukang cukur. Setiap hari puluhan kepala orang ia mek-mek. Gembus memang tukang cukur yang laris. Hal ini karena harga yang murah dan cepat ketika mencukur.
Jon Koplo sudah sering berlangganan cukur di tempat Gembus. Seperti halnya hari itu, karena rambut Koplo sudah mulai panjang dan berantakan.
“Mbus, dipangkas sing rapi ya,” kata Koplo.
“Siap…” Gembus segera mencukur dan merapikan rambut Koplo. Setelah sisi kanan terpangkas, ketika tengah mencukur dengan mesin cukurnya, tiba-tiba… Pettt!
“Lho, mesinnya kok mati, Mbus?!” tanya Koplo keheranan.
“Kelihatannya mati lampu nih, Plo” jawab Gembus yang kemudian membuka HP-nya. Dalam grup RT ada pesan,
“Pemadaman bergilir kampung Songgalan sampai jam 4 Sore”
“Bener, Plo. Songgalan mati lampu sampai jam 4 sore…”
“Wadhuh lha piye iki, cukure durung rampung malah mati lampu?” tanya Koplo gugup dan bingung.
“Halah, ya dienteni sik nganti murup ta ya,” kata Gembus sambil tertawa melihat rambut Koplo penceng karena sebelah panjang sebelah pendek…
Dian Eko Saputro,
Muruh RT 002/RW 001 Slogoretno, Jatipurno, Wonogiri 57693

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to Top