TIWAS ANTRE

Mumpung masih awal bulan, Gendhuk Nicole disuruh ibunya berbelanja bulanan di salah satu supermarket yang
ada di dekat rumahnya. Sebelum berangkat, sang ibu, sebut saja Lady Cempluk, memberikan kartu ATM kepada Gendhuk dan menyuruhnya untuk membayar pakai ATM seperti biasa.
Sampai di supermarket, mulailah Gendhuk mengambil keranjang belanjaan dan memilih-milih barang yang mau dibeli sesuai dengan catatan dari ibunya. Setelah selesai batu menuju kasir.
Sesampai di kasir, ternyata antreannya cukup panjang dan semakin bertambah, namun Gendhuk tetap sabar mengantre hingga tibalah gilirannya. Sang kasir, sebut saja Jon Koplo, mulai menghitung belanjaan dan memasukkannya kedalam tas kresek.
“Totalnya Rp320.000, Mbak,” kata Jon Koplo.
Langsung saja Gendhuk mengeluarkan kartu ATM dan menyerahkannya kepada sang kasir.
“Bayar pakai ini ya, Mas,” kata Gendhuk.
Tak lama kemudian Jon Koplo berkata lagi, “Silakan passwordnya, Mbak…” Mak dheg, Gendhuk Nicole baru menyadari, ia lupa menanyakan password ATM ibunya.
Dengan wajah masam akhirnya si Gendhuk bilang,
“Maaf, Mas, saya ndak jadi belanja…” katanya sambil ngeloyor pergi dengan wajah kisinan.
Dinda Azizah <dinda.nanjar@gmail.com>

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to Top