Salah Ambil Tas

Kejadian ini dialami Tom Gembus ketika Lebaran lalu. Ia bersama saudaranya mudik Lebaran ke rumah orang tuanya di Semarang. Kebetulan Tom Gembus tinggal di Solo dan beberapa saudaranya tinggal di Jakarta. Setelah menghabiskan waktu bersama di Semarang, tibalah saatnya satu per satu anak-anak berpamitan pulang. Tom Gembus pun melaju ke arah timur menuju kota tempat tinggalnya.
Setelah melewati tol selama 1,5 jam, Tom Gembus mampir ke restoran untuk makan siang. Maklum ia selalu memperkirakan waktu tiba setelah perjalanan pas waktunya makan, entah makan siang atau makan malam. Lumayan, bisa sekalian untuk melepas lelah setelah nyetir.
Lady Cempluk, sang  istri, meminta tolong diambilkan tempat minum di ransel yang disimpan di bagasi. Lama ditunggu tidak kembali, akhirnya Lady Cempluk menyusul ke area parkir mobil. Lady Cempluk pun terlihat gemas melihat Tom Gembus tampak bingung sambil berusaha mengeluarkan
isi tas ransel karena tidak kunjung menemukan tempat minum yang dimaksud. Mata Lady Cempluk bertambah membesar ketika tahu yang ada dalam tas itu hanyalah pakaian dalam wanita, itu pun dalam kondisi kotor. Keduanya saling berpandangan. Akhirnya mereka baru sadar mereka salah ambil tas. Tas miliknya dan kakaknya sama warna dan merek. Lady Cempluk menelepon kakak iparnya untuk mengabarkan kesalahan ambil tas. Ternyata sang kakak sudah berada di dalam bus menuju Jakarta. Akhirnya keduanya sepakat untuk saling memaketkan tas yang tertukar. Namun, ada tambahan untuk Lady Cempluk, yakni mencucikan seluruh pakaian dalam kotor di dalam tas itu. Wah nasib…nasib.

Pengirim: Nurul

Gentan, Baki, Sukoharjo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to Top