Ora Metu

Di suatu sore mendung, mendadak Bu Genduk Nicole ingin jajan ke luar.
“Pak, adem-adem ngene enake maem sing anget-
anget ya. Tuku mi ayam yuk [Pak, dingin-dingin begini enaknya makan yang hangat-hangat. Beli mi ayam yuk]!” ajak Genduk Nicole. “Wah, cocok Bune. Ayo!” sahut Tom Gembus dengan semangat.
Maka keluarlah keluarga kecil itu ke warung mi ayam langganan yang jaraknya sekitar 5 km dari rumah. Karena spontanitas dan dikiranya cuma ngiras sebentar, Genduk Nicole tidak membawa banyak
peralatan.
Ndilalah anaknya yang berusia 3 tahun bernama Jon Koplo geger minta susu di tengah jalan. Padahal Genduk Nicole tidak bawa dot dan susu. Mau mengambil ke rumah sudah kepalang tanggung karena tinggal sebentar lagi sampai di warung mi ayam.
“Wis Pak, ketimbang geger, belikan dot sama susu saja di minimarket,” ujar Genduk Nicole mengambil keputusan.
Mau tak mau Tom Gembus mampir di minimarket itu. Begitu sampai di warung
mi ayam, Genduk Nicole meminta air panas dan membuatkan susu untuk anaknya.
Saat dot diberikan, Jon Koplo menolak, “Ora enak!”
Genduk Nicole kaget. Berkali-kali Tom Gembus dan Genduk Nicole merayu anaknya agar mau minum dot, tapi tetap saja Jon Koplo beralasan susunya tidak enak. Padahal merek susu yang dibeli sama persis dengan yang biasa dia minum.
Hingga akhirnya Jon Koplo berkata, “Ora enak, hla wong ora metu [tidak keluar]!”
Oalah, ternyata yang bikin tidak enak itu karena lubang dotnya masih buntet dan tidak keluar susunya.

Pengirim: Avi Ramadhani avi.ramadhani@gmail.com Jl. Halilintar Kentingan, Jebres, Solo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to Top