SALAH PENCET

Suatu sore Jon Koplo menjenguk Lady Cempluk yang dirawat di rumah sakit. Di ruangan, Jon Koplo disambut dengan ramah oleh Tom Gembus, suami Lady Cempluk.
Meskipun masih terlihat lemah setelah menjalani operasi, Lady Cempluk pun menyapa Jon Koplo.
Mereka kemudian terlibat obrolan ringan untuk mencairkan suasana, sampai kemudian Jon Koplo meminta izin untuk ke toilet.
“Emm, Mas Tom Gembus boleh saya numpang ke belakang sebentar, saya mau buang air kecil,” pinta Jon Koplo.
“Oh iya Mas silakan, itu kamarnya,” jawab Tom Gembus sambil menunjuk sebuah kamar kecil di pojok ruangan.
Jon Koplo segera masuk ke kamar kecil tersebut. Kamar kecil itu terlihat gelap. Samar-samar Jon Koplo melihat sebuah saklar, dipencetlah saklar tersebut.
Setelah beberapa kali dipencet dan kamar masih saja gelap, Jon Koplo kemudian keluar. “Mas, ini kok lampunya mati ya?”
“Itu lampunya belum dinyalakan, Mas. Pencet saja saklar di bagian luar dekat gagang pintu itu,” ujar Tom Gembus.
“Oh iya Mas, sudah nyala,” ujar Jon Koplo sambil masuk kembali ke kamar kecil.
Tak berlangsung lama, terdengar langkah kaki seseorang masuk menuju ke ruangan dengan tergesa. Terlihat Genduk Nicole, perawat yang mendapat giliran jaga masuk ke ruangan sambil mendekati Lady Cempluk.
“Ada apa Mbak Lady Cempluk, ada yang bisa saya bantu?” ujar Nicole.
“Enggak ada apa apa kok mbak,” jawab Lady Cempluk lirih.
“Kok mencet bel berkali-kali manggil perawat mbak? Saya kira ada apa,” tanya Nicole.
“Enggak kok mbak, enggak ada yang memencet bel,” kata Cempluk.
Setelah dirasa aman dan tidak ada yang perlu dikhawatirkan, Nicole meninggalkan ruangan.
Usut punya usut, ternyata penyebab Nicole mendatangi ruangan adalah ulah Jon Koplo. “Wah mbus, ternyata saklar di dalam itu tombol darurat. Tiwas tak pencet-pencet tadi,” ujar Jon Koplo setelah keluar dari kamar kecil.
“Oh ya pantas, tadi perawat datang ke sini tergesa-gesa. Jebul kamu yang memanggil,” kata Gembus.
“Ya maaf Mbus, saya kira saklar lampu tadi.” jawab Koplo.
Pengirim: Warsito
Yulia Cell, Jl. Kyai Mojo, Mojo, Pasar Kliwon, Solo.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to Top