Keliru ngethak Pak Camat

Seperti tahun-tahun lalu, ketika Hari Raya Idul Fitri tiba, seluruh umat Islam pun berlomba-lomba untuk saling bermaaaf-maafan atau berhalalbihalal. Entah itu di kantor maupun di masyarakat.
Begitu pula tokoh Ah Tenane, Jon Koplo, yang ngrumangsani sebagai manusia tentu banyak dosa dan luput-nya. Karena itu dia pun tidak segan-segan untuk minta maaf duluan.

Namun, yang dialami Jon Koplo dalam acara halalbihalal tahun ini sangat berbeda dengan tahun-tahun. Soalnya Jon Koplo kewirangan sak pole.

Kisah berawal saat Jon Koplo yang seharian bekerja di biro iklan di Semarang ini, setiap akhir pekan pulang ke rumahnya di daerah Boyolali. Kebetulan dia sudah berjanji sama Genduk Nicole isterinya, untuk mengantar-jemput Genduk Nicole tercinta ke acara halal bihalal yang diadakan kantor istrinya, yaitu di salah satu kantor kecamatan di wilayah Boyolali.

Tiba dari Semarang, Jon Koplo bermaksud tidur sebentar sambil menunggu waktu saat untuk menjemput isterinya.

Tak lama kemudian jam sudah mendekati, bersamaan dengan itu, telepon Jon Koplo berdering. Yang menelpon sapa maneh kalau bukan Genduk Nicole yang minta dijemput.

Dasar baru bangun tidur, pikirane lagi ngeblank, Jon Koplo langsung cabut saja ke tempat tujuan dengan membawa motor bebeknya.

Tiba di Kantor Kecamatan Simo, Jon Koplo langsung menuju ruang kerja Genduk Nicole, yaitu di ruang pembuatan KTP. Ndilalahe, di ruangan tersebut Jon Koplo melihat Tom Gembus, teman sekerja Genduk Nicole sedang main tetris di komputer.

Dasar agak gemblung! Melihat Tom Gembus sedang konsentrasi pada permainan, timbul pikiran iseng Jon Koplo untuk ngerjain Tom Gembus. Lha iki! Meski gayeng yen tak kagetke seka mburi! Pikir Koplo rada weng.

Maka dia pun masuk pelan-pelan sambil mengendap-endap supaya kedatangannya tidak ketahuan Tom Gembus. Begitu sudah di belakang Tom Gembus, Jon Koplo melayangkan tangannya ke kepala Tom Gembus dengan keras. Dan…thuk…thuk…thuk…. Jon Koplo pun dengan menggebu-gebu ngethaki sirahe Tom Gembus.

Yang dikethak, tentu saja bengak-bengok,”Aduuh…aduh…!”

Bukannya kasihan, Jon Koplo malah ngguyu ngakak. He…he…heh…rasain kamu! Batin Koplo puas.

Namun tawa Koplo mendadak terhenti begitu orang yang dikethak-nya barusan, noleh. Blaik! Jebule dudu Gembus ta iki mau! Batinnya kaget. Ternyata orang itu adalah Pak Camat, Saudara-Saudara!

”Waduh, maap…maap lho, Pak. Saya kira tadi Tom Gembus temannya Genduk Nicole!” kata Koplo terbata-bata.

Untungnya Pak Camat tidak marah. Dia malah bertanya ada apa Koplo datang ke Kantor Kecamatan.

”Anu…saya mau jemput isteri saya. Katanya ada acara halal bihalal di kantor kecamatan,” jelas Koplo dengan muka yang masih merah padam saking isine.

”Halal bihalal apa? Tidak ada acara halal bihalal kok, Dik, di sini. Situ salah dengar kali,” kata Pak Camat.

Begitu mendengar penuturan Pak Camat itu, Jon Koplo pun buru-buru pamit dan ngacir pulang. Waduh…duh…awak kok apes dua kali. Wis ngethaki Pak Camat, eh…masih keliru methuk lagi! Batin Koplo nelangsa.

Setelah dirunut, ternyata Jon Koplo disurut menjemput di rumah Ortu Genduk Nicole bukan ke Kantor Kecamatan.  

– Kiriman Elis Etikawati, Tohudan RT 05/04, Tohudan, Colomadu, Karanganyar.

 

Tinggalkan Balasan

Back to Top