Gerilya Nasi Sisa

Seperti tahun-tahun sebelumnya, tahun ini Masjid An Nuur di wilayah Weru, Sukoharjo, kedatangan rombongan iktikaf dari pondok pesantren berjumlah 10 orang. Jon Koplo, yang rumahnya dekat masjid mendapat tugas mulia, menyiapkan santap sahur dan buka puasa untuk rombongan iktikaf.

Sekitar pukul 3 pagi, Jon Koplo seperti biasa sudah bangun dan menyiapkan sahur. Dia bertugas memasak nasi pake mejikom, sementara istrinya, Lady Cempluk memasak lauknya. Setelah selesai ngecopke nasi di mejikom, Jon Koplo menunggu nasi matang sambil membantu istrinya menyiapkan lainnya.

Jam sudah menunjukkan pukul 03.45 WIB, lauk sudah matang tinggal mengantarkan ke masjid. Tapi alangkah terkejutnya Jon Koplo saat membuka mejikom. Ter nyata isinya masih berupa beras! Koplo pun baru sadar kalau tadi dia lupa nyeklekne mejikom. Dia pun jadi ketar-ketir bingung.

Tidak mungkin memasak nasi lagi lha wong waktu sudah mendekati imsak. ”Ya wis minta nasi tetanggatetangga saja, Pak. Semoga masih pada punya nasi sisa,” usul Lady Cempluk pada suaminya. Jon Koplo & Lady Cempluk pun bergegas bergerilya ke rumah tetangga mencari nasi sisa dan alhamdulillah cukup untuk sahur rombongan iktikaf. Jon Koplo yang sempat ketar-ketir merasa lega juga akhirnya.

Tri Wahono,
Sidowayah RT 01 RW
06 Ngreco, Weru, Sukoharjo 57562

Solopos, 4 Juli 2016

Tinggalkan Balasan

Back to Top