Ealaaah, tiwas nyanyi…

Kejadian yang benar-benar sial lagi-lagi dilakoni suami-isteri Jon Koplo-Lady Cempluk, pasangan sejati. Pasangan setia abadi ini boleh dikata sudah mapan kehidupan ekonominya, lha wong keduanya jadi pegawai. 
Sudah beberapa tahun, pasangan ini mendirikan grup campursari dengan Si Cempluk sebagai vokalis plus ngemsi sedang Jon Koplo pegang organ. Beberapa orang sudah sering nanggap dan menikmati grup ini dalam berbagai perhelatan. Lantas bagaimana cerita soal kesialan yang dialami pasangan ini?

Begini kisahnya. Pada bulan-bulan itu, grup campursari Lady Cempluk dan suami benar-benar laku keras, alias peye banget (sering dapat tanggapan). Tom Gembus yang sudah setengah tua selalu menjadi penghubung antara grup campursari Lady Cempluk dengan orang yang nanggap.

Setelah terjadi kesepakatan waktu, tibalah saatnya Lady Cempluk dan gank-nya berangkat dari rumah beserta kru dan peralatan lengkap menuju tempat pertemuan dengan mobilnya. Sampai di tempat tujuan, segala sesuatu sudah beres tinggal in action.

Tembang salam pembuka langsung dipersembahkan sendiri oleh Lady Cempluk. Sambil menanti tamu undangan yang hadir, Lady Cempluk dan gank-nya melantunkan lagu-lagu.

Di sela-sela waktu, Lady Cempluk berpikir dalam hati, kok aneh yang punya kerja tidak menghubungi dan para tamu kurang perhatian.

Tiba-tiba Tom Gembus sang Humas tergopoh-gopoh, masih di luar gedung pertemuan sambil lari-lari dan masih pakai helm melambai-lambaikan tangan ke arah Lady Cempluk sambil berujar, ”Eh, Pluk keliru. Bukan di sini tempatnya tapi gedung yang sebelah selatan, bukan di sini!”

Uring-uringan di depan umum, Lady Cempluk tidak bisa menahan emosi, sambil bergumam, ”Ooalah Mbus, mbok ya tadi bilang, mainnya di gedung sebelah selatan, sing jelas tha le… le. Tiwas nyanyi..!” mendengar Lady Cempluk dan Gembus saling menyalahkan, Jon Koplo berujar, ”Nggak usah ribut, ayo sekarang kita ke gedung sebelah selatan, mumpung waktunya masih ada.”

Secara serabutan, semua alat dikemasi menuju tempat yang baru. Dengan wajah kecut, Lady Cempluk masih bisa pamitan dengan para tamu. ”Maaf Bapak-Bapak dan Ibu-Ibu, ternyata kami keliru tempat, kami mohon pamit, menuju gedung sebelah selatan. Terima kasih,” ujar Lady Cempluk.

Sampai di tujuan, Tom Gembus direcoki Lady Cempluk, ”Le Mbus, kamu itu ngomong yang jelas kalau mainnya di gedung sebelah selatan. Tiwas nyanyi nggak ada yang ndengerin. Uiisin tenan aku!!!”

Namun di tempat yang baru penampilan Lady Cempluk dan gank-nya cukup puas dan tanpa halangan. Idep-idep tamba gela.  – Kiriman W Sari Listiyani, Jl Nakula I/1, RT 06/06, Serengan, Solo.

 

Tinggalkan Balasan

Back to Top