Susu sari hewani…

Pembaca SOLOPOS yang budiman, ada satu kata pepatah yang menyebutkan, ”Dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang sehat pula”. Salah satu upaya untuk menyehatkan badan adalah dengan berolahraga, sadar akan hal tersebut Tom Gembus yang tinggal di Boyolali setiap pagi rutin melakukan lari pagi. 
Bahkan dalam beberapa bulan kemudian Tom Gembus telah berhasil memenangkan berbagai perlombaan lari, dari tingkat RT, kelurahan, kecamatan hingga ke tingkat kabupaten.

Sadar akan dirinya yang telah menjadi seorang atlet, mau tak mau Tom Gembus harus menambah kualitas menu makanannya. Salah satu upayanya adalah dengan minum susu setiap hari tapi sayang meski Boyolali terkenal sebagai daerah penghasil susu sapi namun Tom Gembus tak minum susu sapi. Ia lebih memilih minum susu kaleng alias susu kental manis, bahkan Tom Gembus bisa menghabiskan satu kaleng susu hanya dalam dua atau tiga hari saja.

Suatu ketika setelah melakukan latihan rutin, kebetulan pas hari Minggu dua temannya yaitu Jon Koplo dan Lady Cempluk yang sama-sama pelari ikut mampir ke rumah Tom Gembus.

Tentu Tom Gembus cukup gembira didatangi dua temannya itu, maka segera saja ia sibuk menyiapkan suguhan buat sahabatnya itu. Kesempatan pertama muncul roti dan bakwan, kemudian disusul dengan nasi soto sebagai sarapan pagi.

Sambil makan ketiganya ngobrol ngalor-ngidul, soal per-playonan dan tak lupa Tom Gembus membuatkan susu buat kedua tamunya itu, air panas tambah sedikit gula dan tuang susu kental manis ke gelas sambil diaduk.

Gelas pertama dan kedua lancar bahkan telah diminum habis oleh sahabatnya itu. Namun ketika Tom Gembus menuang susu untuk gelas ketiga, ada sedikit keanehan susu dalam kaleng nggak mau keluar. Padahal susu itu baru dibeli kemarin sore, dan lagi kaleng susu itu masih agak berat, pertanda isi kaleng itu masih banyak.

Saking herannya Jon Koplo dan Lady Cempluk juga ikut membantu menuangkan susu itu, setelah cukup lama ternyata dari lubang kaleng susu itu keluar juga isinya, tapi yang keluar bukan cairan putih tetapi agak kecoklatan, setelah diamati ternyata benda aneh itu adalah kepala seekor Cicak, makin lama badan dan ekornya juga kelihatan.

Tom Gembus geram menyaksikan susu kesukaannya dimasuki cicak, tetapi Jon Koplo dan Lady Cempluk bukan hanya geram malah perutnya mendadak jadi mual, tak lama kemudian keduanya lari ke belakang untuk memuntahkan susu yang sudah telanjur ia minum.

Tom Gembus hanya bisa bilang, ”Sorry Mbus, Pluk, aku telah merepotkanmu, biasanya nggak pernah susuku kemasukan cicak.”

Setelah agak enak perutnya, Jon Koplo sambil bercanda malah bilang, ”Nggak apa-apa Plo malah itu tambah gizi kok. Kan ada sari hewaninya…”  – Kiriman Agus Suyatno, Boyolali.

 

Tinggalkan Balasan

Back to Top