Salah Ruang Kuliah

Setelah rampung mengikuti orientasi mahasiswa baru (osmaru) di salah satu perguruan tinggi negeri (PTN) yang top markotop di Solo, Jon Koplo yang berstatus mahasiswa baru dari Wonosobo masih isinan. Diabelum mempunyai teman yang akrab. Sifat gawan bayi masih dipelihara yakni pendiam dan pemalu. Pagi itu, Koplo mengikuti kuliah perdana dengan dosen Tom Gembus di Ruang 401. Para mahasiswa yang akan mengikuti kuliah di Ruang 401 riuh bercanda di luar ruang sambil menunggu dosen datang.

Sedangkan Koplo menunggudi dalam ruang kuliah sambil membaca materi kuliah, biar kelihatan orang pintar. ”Nyong maca maca materi kuliah dingen, yen diwulang gen nyambung,” kata Koplo dalam hatidalam logat ngapak-ngapak. Para mahasiswa yang tadinya ngrumpi di depan ruang kuliah berhamburan masuk ke Ruang 401. Dosen sudah kelihatan mau masuk. Koplo duduk di kursi bagian depan. Dia memang sedang bersemangat sebagai mahasiswa baru dan masuk kuliah perdana.

Ternyata di Ruang 401 yang memberikan mata kuliah adalah dosen perempuan Lady Cempluk.Seketika Koplo berkeringat dingin. ”Di jadwal mata kuliah yang mengajar Pak Tom Gembus, tapi kok dosennya Bu Lady Cempluk ya,” kata dia dalam hati.Koplo galau bak kethek ditulup, plongah plongoh ora mudheng terhadap kuliah Cempluk. Mau keluar ruangan kuliah, takut dan malu. Akhirnya Koplo mengikuti kuliah sampai akhir.

Setelah keluar ruangan, Koplo langsung mencari info di papan pengumuman. Bak disambar petir, ternyata ada pengumuman dari dosen Tom Gembus bahwa mata kuliahnyadiundur jadi hari berikutnya. Ternyata Koplo tadi mengikuti mata kuliah semester V. ”Pantas aku tidak mudheng dengan kuliah tadi, hla ternyata itu kuliah untuk mahasiswa semester V. Mosok bar osmaru langsung kuliah semester V,”gerutu Jon Koplo.

Sri Yatno
Fakultas Teknik Universitas
Sebelas Maret
Jl Ir Sutami No 36A, Kentingan, Solo

Solopos, 30 mei 2013

Tinggalkan Balasan

Back to Top