Ketanggor Calon Mertua

Jon Koplo termasuk cah kreatif. Selain kuliah di sebuah perguruan tinggi negeri di Solo, mahasiswa asal Bantul yang ngekos di kawasan Jaten, Karanganyar ini nyambi jadi pengamen. Hasilnya lumayan, bisa untuk menambah uang jajan dan ngapel ke rumah Gendhuk Nicole, sang pacar. Biasanya kalau tak ada jadwal kuliah, Koplo nongkrong di terminal Palur, menunggu bus jurusan Sragen atau Tawangmangu.

Begitu bus berangkat, buru-buru ia nyengklak lewat pintu belakang, lalu seperti biasa mulai nyanyi sambil genjrang-genjreng dengan gitar bolongnya. Saat bernyanyi itulah Koplo melihat seorang ibu tampak tertidur. Ia sudah hafal betul dengan tingkah orang-orang seperti itu, pura-pura tidur agar tidak dimintai saweran. Maka saat menarik uang di dekat ibu itu, ia ngomong sambil menyindir, ”Yang memberi terima kasih, yang tidak memberi juga tidak apa-apa, tapi tak usah purapura tidur segala…” katanya. Eee, tiba-tiba saja ibu itu terbangun dan menoleh.

Seketika Koplo njenggirat kaget, karena ternyata ibu itu adalah Lady Cempluk yang tak lain adalah ibu Gendhuk Nicole alias calon mertuanya! Dengan menahan malu, Koplo mempercepat langkah kakinya lalu buru-buru turun dari bus sambil membayangkan bakal kena PHK (pemutusan hubungan kasih) dengan Gendhuk Nicole. Nangsib… nangsib!

Hamid Nuri, Prenggan KG II/926,
Yogyakarta 55172

Solopos, 12 Juni 2013

Tinggalkan Balasan

Back to Top