Sahur Tempe

Ramadan kali ini adalah Ramadan pertama bagi pasangan Jon Koplo dan Lady Cempluk yang sedang belajar
berumah tangga. Sejak menikah, sejoli yang menghuni sebuah rumah kontrakan sederhanadi Mojolaban, Sukoharjo ini memutuskan tinggal terpisah dari orang tua. Meski harus menyiapkan segala sesuatu berdua, mereka cukup senang, karena tidak perlu pekewuh lagi dengan orang tua seperti kalau tinggal serumah dengan mereka. ”Mas Koplo sayang, sahur dulu, Mas.

Mau diambilkan atau ambil sendiri?” kata Cempluk sok mesra ”Iya, Dik, tak ambil sendiri saja. Kamu tidur saja enggak apa-apa,” jawab Koplo mak gregah bangun. Cempluk memang tidak ikut sahur karena tidak berpuasa. Maklum, sedang hamil muda. Setela mencuci muka, Koplo bersiap mengambil nasi untuk sahur. Tapi, begitu membuka magic com, mak jegagik, Koplo kaget tiada tara. Ia mengucekucek matanya. Masih tidak percaya, ia memasukkan tangannya ke dalam magic com, mak cluppp… ”Dik Cempluk, tolong ke sini dulu,” panggil Koplo. ”Hlo, kok belum jadi ambil makan, Mas?”

”Hla mau makan gimana, wongnasinya saja masih beras campur air gini.” Mak prempeng, giliran Cempluk yang kaget dan kebingungan. Ia sadar bahwa semalam sebelum tidur ia memang sudah menyiapkan beras dan air di magic com, tapi lupa belum di-ceklek-kan. Jadi, mau ditunggu sampai bakda kucing pun sang beras tidak akan matang. Apa boleh buat, karena mi instan pun tak ada dan warung makan juga jauh, Koplo akhirnya hanya sahur makan tempe goreng sisa buka puasa kemarin dan diglonggong air putih sebanyakbanyaknya.

Hartanto, Jl. Mawar No. B 20,
Perum Sapen Raya, Sapen RT 001/
RW 010, Mojolaban, Sukoharjo

Solopos, 27 Juli 2013

Tinggalkan Balasan

Back to Top