Tiwas Mumet…

Menjelang Lebaran biasanya banyak orang shopping. Demikian juga dengan Lady Cempluk yang tinggal di Laweyan, Solo, ini. Bersama adiknya, Gendhuk Nicole dan keponakannya, siang itu mereka menuju sebuah pusat perbelanjaan di Jl. Slamet Riyadi. Cempluk memilih parkir di luar toko karena parkiran dalam biasanya penuh.

Lagi pula, di luar terdapat beberapa pohon talok yang rindang dengan buah yang terlihat abing minthing-minthing. Itulah yang membuat keponakan Cempluk meminta untuk diambilkan beberapa talok. Setelah itu barulah mereka berbelanja. Singkat cerita, barang belanjaan sudah didapat dan waktunya untuk pulang.

Namun setelah sampai di parkiran Lady Cempluk kebingungan karena kunci motornya raib entah ke mana. Terpaksa Cempluk menyusuri jalan yang sudah dilalui tadi, kembali masuk ke toko dan melapor ke petugas informasi. Bukan hanya itu, Cempluk juga menyusuri stanstan yang tadi ia singgahi sambil celingak-celinguk mencari kunci.

Karena sudah mubeng munyer mencari tidak ketemu juga, akhirnya Cempluk kembali ke parkiran dengan muka pucat dan badan lemas. Gendhuk dan keponakannya yang juga ikut parkir pun ikut lemas. Sambul dheleg-dheleg di jok motornya, tanpa sengaja Cempluk mendongak ke atas dan… ealaaah, tiwas dicari ke sana ke mari sampai mumet, ternyata kunci motornya nyanthol di pohon talok! Para juru parkir dan beberapa pengunjung yang berada di situ hanya bisa ngekek menertawai Cempluk yang wajahnya abang-ireng karena malu.

Ratuarti Laras Mardika,
Purwonegaran RT 002/RW 005
No. 7 Sriwedari, Solo

Solopos, 5 Agustus 2013

Tinggalkan Balasan

Back to Top