Tanda tangan sang idola

Bertemu dengan sosok yang diidolakan merupakan suatu kebanggaan tersendiri. Apalagi jika sang idola sudi untuk diajak berfoto atau sekadar menyematkan tanda tangan, tentu akan menjadi kenang-kenangan yang tak ternilai harganya. Begitu juga yang dialami Jon Koplo, bolamania yang masih duduk di bangku STM di Kota Bengawan ini.

Sore itu Jon Koplo mengajak kanca kenthelnya, Tom Gembus, ke Stadion R Maladi Sriwedari Solo untuk melihat langsung latihan tim sepakbola kebanggaan Wong Solo yang berjuluk Laskar Samber Nyawa, yakni Persis Solo. Keinginan itu muncul setelah ia membaca koran top markotop di Kota Solo yang memuat berita kedatangan bombertop Greg Nwokolo ke Tim Persis.

Mendengar kabar bahwa pemain pujaanrya telah berlabuh ke Solo, Jon Koplo sangat antusias untuk bertemu langsung ketika berlatih. “Iki Mbus, kamerane gawanen! Tulung aku mengko fotonen pas jejer karo Mas Greg,” kata Koplo kepada Gembus. Setelah latihan selesai ternyata tak sedikit bolamania lain turut ngruyuk pemain tersebut untuk minta foto bareng dan tanda tangan.

Jon Koplo dan Tom Gembus pun ikut suk-sukan untuk permintaan yang sama. Beruntung, akhirnya kesampaian juga Jon Koplo berfoto bareng dengan sang idola. Sesaat kemudian Koplo merengek agar kaosnya ditandatangani. “Mas, Mas Greg, tanda tangannya juga ya!” pinta Koplo sambil membungkukkan badannya, seperti teman-teman lain yang antre minta tanda tangan.

Entah karena selak kesusu atau memang sengaja ngerjain Koplo, tiba-tiba Gembus langsung nyaut spidol yang disodorkan, lalu nulis urek-urek-urek di kaos Koplo. Maka selesailah sudah rengekan Koplo yang minta tanda tangan. Keduanya pun pulang ke rumah masing-masing. Tapi alangkah kagetnya Jon Koplo ketika membuka kaos yang ditandatangani tadi.

Di punggung kaos tadi bukan tertera sebuah tanda tangan melainkan sebuah tulisan huruf latin urek-urekan bertuliskan namanya. “Lho, Mas Greg Nwokolo kok wis ngerti jenengku, ya ?” batin Koplo heran. Esok. harinya, Tom Gembus sambil cengengesan mengakui bahwa “tanda tangan” itu adalah ulahnya. Diiringi derai tawa teman-temannya, Koplo pun misuhmisuh dibuatnya.

Kiriman
Agus Wahyudi
, Craken RT
01 /RW 02 Segaran, Delanggu,
Klaten.

Solopos, 11 Januari 2007

Tinggalkan Balasan

Back to Top